Koding dan KA Guru: Kelas Koding Level 2
Rp 89.000,00
89000.0
IDR
Rp 89.000,00
| Penanggung Jawab | Pengembang Kurikulum Nyalanesia |
|---|---|
| Terakhir diperbarui | 09/01/2026 |
| Waktu Penyelesaian | 2 jam 1 menit |
| Anggota | 6 |
Share Kursus Ini
Bagikan Link
Share di Social Media
Share melalui Email
Silakan login untuk membagikan ini Koding dan KA Guru: Kelas Koding Level 2 dengan email.
Koding dan KA
Guru
Rekaman
-
Pre Test1Pelajaran ·
-
Mari Kerjakan Pretest Berikut!10 xp
-
-
Segmen 1: Pengantar Kelas4Pelajaran · 17 mnt
-
1.1. Pengantar Kelas
-
1.2. Anak dan Game (Belajar seperti Bermain)
-
1.3. Tujuan Game untuk Anak
-
1.4. Apa yang akan dipelajari?
-
-
Segmen 2: AI untuk membuat Project Game Mini5Pelajaran · 17 mnt
-
2.1. AI untuk membuat Project Game Mini
-
2.2. ChatGPT
-
2.3. Suno AI
-
2.4. Scratch
-
2.5. Flow untuk Project Game Mini
-
-
Segmen 3: Langkah Pembuatan Game6Pelajaran · 1 j 27 mnt
-
3.1. Langkah 1: Brainstorming Ide Game
-
3.2. Langkah 2: Produksi Aset Game
-
3.3. Langkah 3: Menciptakan Musik Latar
-
3.4. Langkah 4: Menambah UI Elemen
-
3.5. Langkah 5: Kompilasi Aset di Scratch
-
Rangkuman Materi
-
-
Unduh Sertifikat Disini!1Pelajaran ·
-
Mari kerjakan quiz dan unduh sertifikatnya!
-
Pada kelas ini, guru dilatih untuk mengaplikasikan pembelajaran koding melalui proyek kreatif yang kontekstual, sesuai fase dan minat siswa. Materi berangkat dari pertanyaan reflektif:
mengapa siswa bisa fokus berjam-jam bermain game, tetapi mudah bosan di kelas? Melalui pendekatan berbasis game, peserta akan memahami bagaimana elemen seperti tujuan yang jelas, feedback langsung, reward, progres, dan cerita dapat diintegrasikan ke dalam desain pembelajaran. Guru tidak hanya mempelajari konsep dasar pemrograman visual (Scratch/Blockly), tetapi juga strategi mengelola pembelajaran koding meskipun dalam keterbatasan infrastruktur.
Bersama Mentor Gunawan Wibisono, kelas ini membimbing guru membuat mini project game edukatif dengan mengolaborasikan berbagai tools AI dan koding: brainstorming ide dan konsep cerita menggunakan ChatGPT, membuat aset visual dengan image generator, menciptakan musik latar melalui Suno, mendesain elemen UI di Canva, lalu mengompilasinya menjadi game interaktif di Scratch.