Koding dan KA Guru: Kelas Kecerdasan Artifisial Level 2
Rp 89.000,00
89000.0
IDR
Rp 89.000,00
| Penanggung Jawab | Pengembang Kurikulum Nyalanesia |
|---|---|
| Terakhir diperbarui | 09/01/2026 |
| Waktu Penyelesaian | 59 menit |
| Anggota | 6 |
Share Kursus Ini
Bagikan Link
Share di Social Media
Share melalui Email
Silakan login untuk membagikan ini Koding dan KA Guru: Kelas Kecerdasan Artifisial Level 2 dengan email.
Koding dan KA
Guru
Rekaman
-
Pre Test1Pelajaran ·
-
Mari kerjakan pretest kelas ini terlebih dahulu!10 xp
-
-
Segmen 1: Pengantar Kelas3Pelajaran · 19 mnt
-
1.1. Pengantar Kelas
-
1.2. Kasus Etika AI
-
1.3. Perkembangan Dunia Digital dan Teknologi
-
-
Segmen 2: AI: Pedang Bermata Dua5Pelajaran · 24 mnt
-
2.1. AI: Pedang Bermata Dua
-
2.2. Apa Itu Etika AI
-
2.3. Prinsip Dasar Etika AI
-
2.4. Etika AI untuk Pengembang
-
2.5. Etika AI untuk Pendidikan
-
-
Segmen 3: Tantangan Etika AI untuk Pendidikan2Pelajaran · 4 mnt
-
3.1. Tantangan Etika AI untuk Pendidikan 1
-
3.2. Tantangan Etika AI untuk Pendidikan 2
-
-
Segmen 4: Guru Sebagai AI Literacy Coach4Pelajaran · 12 mnt
-
4.1. Guru Sebagai AI Literacy Coach
-
4.2. Tugas Guru Sebagai AI LIteracy Coach
-
4.3. Human Centered AI Framework untuk Sekolah
-
Rangkuman Materi
-
-
Unduh Sertifikat Kelas!1Pelajaran ·
-
Kerjakan Post Test dan Dapatkan Sertifikatnya!
-
Di era percepatan teknologi, AI hadir sebagai “pedang bermata dua” yang mampu membantu proses belajar, namun juga berpotensi menimbulkan bias, hoaks, plagiarisme, hingga penyalahgunaan data. Bersama Mentor Gunawan Wibisono, guru diajak memahami secara mendalam
risiko, tantangan, dan dilema etika dalam penggunaan AI di pendidikan, termasuk isu deepfake, misinformation, kecurangan akademik, hingga keamanan data siswa. Materi mengupas prinsip dasar Etika AI seperti
fairness (keadilan), transparency (keterbukaan), accountability (tanggung jawab), dan
privacy (keamanan) sebagai fondasi penggunaan teknologi yang bijak dan manusiawi.
Lebih dari sekadar memahami teori, kelas ini membekali guru untuk berperan sebagai AI Literacy Coach sebagai kompas moral dan logika bagi siswa di era digital. Peserta akan belajar merancang pembelajaran berbasis kerangka Human Inquiry , AI Use, Human Reflection untuk menyusun proyek siswa yang memanfaatkan AI secara reflektif, serta membuat kebijakan kelas tentang etika penggunaan AI. Tujuannya bukan melarang teknologi, tetapi membimbing siswa agar mampu berpikir kritis, bertanggung jawab, dan tetap menempatkan nurani manusia di atas kecerdasan mesin.